Tugas arsikom

Nama : Siti Hajar Iwan
Npm   : 07352411044
Kelas : 2IF1

                    Soal
1. Jelaskan struktur detail dari komputer 
     IAS ?
2. Jelaskan metode untuk mengatasi.               perbedaan perkembangan antara 
     Processor dengan komponen kom-
     Kuter lainnya ?
3. Jelaskan perbedaan utama teknologi
     CISC dan RIS ?

                            Jawaban

1. Komputer IAS (Institute for Advanced          Study) dirancang oleh John von                    Neumann pada akhir 1940-an. Ini                  adalah   salah satu arsitektur komputer      digital pertama dan menjadi dasar dari         arsitektur von Neumann yang masih           digunakan hingga sekarang.

    Struktur detail IAS Computer:
              1. Memori Utama:
Menyimpan data dan instruksi dalam format biner.
Memiliki kapasitas 1000 kata (word), tiap kata 40 bit.
Bisa menyimpan dua instruksi per kata (masing-masing 20 bit).
              2. Arithmetic Logic Unit (ALU):
Melakukan operasi aritmetika (penjumlahan, pengurangan, dll) dan logika (AND, OR, NOT).
Menggunakan Accumulator untuk menyimpan hasil operasi sementara.
                 3. Control Unit:
Mengambil instruksi dari memori, men-decode, dan mengeksekusi.
Terdiri dari:
Instruction Register (IR): Menyimpan instruksi saat ini.
Instruction Counter (IC): Menunjuk ke alamat instruksi berikutnya.
                  4. Registers:
Memory Buffer Register (MBR): Menyimpan data yang akan dikirim ke/dari memori.
Memory Address Register (MAR): Menunjuk alamat memori yang ingin diakses.
Accumulator (AC): Menyimpan hasil perhitungan sementara.
Multiplier Quotient (MQ): Menyimpan hasil perkalian atau pembagian.


2.  Masalah ini dikenal sebagai "Von                 Neumann Bottleneck", yaitu                           ketimpangan antara kecepatan                     prosesor yang meningkat pesat dan             kecepatan memori/komponen I/O yang        lebih lambat.
Beberapa metode untuk mengatasinya:
                      1. Caching:
Menggunakan memori kecil berkecepatan tinggi (cache) antara CPU dan RAM.
Cache menyimpan data/instruksi yang sering digunakan agar tidak perlu selalu mengakses RAM.
                    2. Pipelining:
Instruksi dieksekusi secara berurutan dalam beberapa tahap paralel, meningkatkan efisiensi CPU.
                    3. Multiple Cores:
Menambahkan beberapa inti (core) dalam satu prosesor untuk menjalankan banyak tugas sekaligus.
                 4. Direct Memory Access (DMA):
Mengizinkan perangkat I/O untuk mengakses memori tanpa campur tangan CPU.
                5. Prefetching dan Speculative                            Execution:
CPU menebak instruksi yang akan dijalankan berikutnya dan memuatnya terlebih dahulu.
                  6. Solid State Drive (SSD):
Mengganti hard disk konvensional dengan SSD yang lebih cepat untuk mengurangi waktu tunggu data.


3. Aspek CISC (Complex Instruction Set Computer) RISC (Reduced Instruction Set Computer)
Instruksi Kompleks, banyak operasi dalam satu instruksi Sederhana, satu operasi per instruksi
Ukuran Instruksi Bervariasi Ukuran tetap (biasanya 32-bit)
Jumlah Instruksi Banyak (ratusan) Sedikit (sekitar 30-40 utama)
Eksekusi Lebih lambat (karena instruksi kompleks) Sangat cepat (karena instruksi sederhana)
Perangkat Keras Lebih kompleks Lebih sederhana
Contoh Arsitektur Intel x86, AMD ARM, MIPS, PowerPC
Inti perbedaannya adalah:
CISC menekankan pada mengurangi jumlah instruksi dalam program dengan membuat instruksi yang kompleks.
RISC menekankan pada kecepatan dengan membuat prosesor hanya mengeksekusi instruksi yang sederhana dan cepat.